TBC adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru (TBC paru), tetapi juga dapat mengenai organ lain seperti:
-
Tulang (TBC tulang)
-
Kelenjar getah bening
-
Selaput otak (meningitis TB)
-
Ginjal
-
Usus
-
Kulit
TBC menular melalui udara, bukan lewat sentuhan atau berbagi makanan. Ketika penderita TBC paru aktif batuk, bersin, tertawa, atau berbicara, bakteri keluar sebagai droplet kecil yang dapat terhirup oleh orang lain.
Gejala TBC meliputi:
Gejala utama:
-
Batuk lebih dari 2 minggu
-
Batuk berdahak kuning/kehijauan atau bercampur darah
-
Sesak napas atau nyeri dada
Gejala sistemik (menyeluruh):
-
Demam ringan, terutama sore–malam hari
-
Keringat malam
-
Berat badan turun tanpa sebab
-
Nafsu makan menurun
-
Mudah lelah
Pencegahan TBC
1. Vaksinasi BCG
Diberikan pada bayi untuk mencegah TBC berat seperti meningitis TB.
2. Etika batuk dan kebersihan
-
Tutup mulut saat batuk/bersin
-
Cuci tangan setelah batuk
3. Ventilasi dan sinar matahari
Bakteri TB tidak tahan terhadap cahaya matahari.
4. Minum obat sampai tuntas
Pada pasien TBC aktif, hal ini mencegah penularan dan kekebalan obat.
5. Periksa kontak serumah
Orang yang tinggal dengan pasien TBC perlu diperiksa untuk mendeteksi dini.